Selasa, 14 September 2010

PERBEDAAN KEYBOARD QWERTY DENGAN DVORAK

PERBEDAAN KEYBOARD QWERTY DENGAN DVORAK



Keyboard adalah alat untuk menuliskan perintah melalui aksara dan angka ke dalam layar

monitor yang sebelumnya perintah tersebut diolah secara elektronis oleh Central Processing

Unit (CPU). Bentuk keyboard secara umum sama dengan tombol pada mesin ketik, perbedaannya

adalah jumlah tombol keyboard untuk aksara, angka dan perintah lainnya lebih banyak dari

pada yang terdapat pada mesin ketik. Data atau perintah dapat dimasukkan ke dalam komputer

melalui keyboard. Jadi keyboard merupakan penghubung antara manusia dan komputer.
Berikut ini asalah penjelasan tentang keyboard QWERTY dan DVORAK.


a. Keyboard jenis QWERTY
Dibuat pertama kali pada tahun 1873 oleh Perusahaan Remington untuk keperluan mesin ketik.

Nama QWERTY diambilkan dari deretan huruf pada baris paling atas. Hampir semua komputer

mengunakan keyboard jenis Qwerty. Sejak awal keyboard Qwerty diciptakan tidak memperhatikan

masalah ergonomi, sehingga sangat memungkinkan timbulnya gangguan atau keluhan terhadap

tubuh manusia dan lebih jauh lagi dapat menjadi penyebab penyakit akibat kerja. Keyboard

Qwerty ternyata belum memberikan beban yang sama untuk jari- jari tangan kiri dan tangan

kanan. Untuk orang yang biasa bekerja dengan tangan kanan (right handed) ternyata tangan

kiri hanya berfungsi 60 % dari waktu yang disediakan walaupun sudah menggunakan pengetikan

sistim 10 jari akibatnya tangan kanan akan lebih cepat lelah. Tombol- tombol yang ada pada

baris tengah yang paling mudah dicapai oleh jari tangan kanan maupun kiri ternyata hanya

ditekan 30 % dari waktu pengetikan, sehingga jari-jari lebih sering melompat ke baris atas

maupun ke baris bawah dan ini akan menimbulkan beban tersendiri pada pergelangan tangan.

Untuk pengetikan dalam bahasa Inggris yang banyak menggunakan huruf: a, e, h, i, l, n, o, r,

s, t (10 huruf utama), ternyata hanya 4 buah huruf yang berada di baris tengah dan ini akan

menambah beban kerja pada jari karena jari lebih sering melompat ke baris atas dan bawah.

Selain dari itu, perintah-perintah tambahan pada keyboard sebagian besar terletak pada

bagian kanan keyboard yang berarti akan menambah beban kerja pada tangan kanan.
Dengan demikian maka beban kerja pada jari tangan kanan dan tangan kiri belum bisa

seirnbang, akibatnya sudah barang tentu adalah keluhan nyeri otot.


b. Keyboard jenis DVORAK
Dibuat pada tahun 1936. Keyboard Dvorak diciptakan berdasarkan prinsip kerja biomekanis dan

efisiensi. Susunan letak tombol huruf lain dengan jenis Qwerty yaitu dibuat sedemikian rupa,

sehingga 56 % ketukan ada pada tangan kanan dan jari-jari yang bekerja lebih banyak adalah

jari telunjuk, jari tengah dan jari manis. Huruf-huruf yang ada pada baris tengah lebih

sering diketuk kira-kira sampai 70 % dan perpindahan antar baris hanya sekitar 10 % sehingga

kelelahan jari-jari sangat banyak berkurang. Walaupun keyboard jenis Dvorak sudah lebih baik

dari pada jenis Qwerty, akan tetapi karena kalah duluan dalam hal pemasarannya dengan jenis

Qwerty dan kalaupun harus diganti dengan jenis Dvorak, maka perlu pelatihan baru dan ini

berarti biaya tambahan yang harus disangga oleh Perusahaan pembuat keyboard Dvorak.

Kemungkinan untuk laku menggantikan keyboard yang sudah ada belum dapat dipastikan sehingga

keyboard jenis lama (Qwerty) masih tetap digunakan.
Alat yang digunakan untuk memasukkan data atau informasi atau membuat kode berdasarkan

penekanan tombol-tombol kunci. Keyboard yang ada selama ini terdiri atas dua jenis, yaitu

jenis QWERTY dan jenis DVORAK. Namun diantara keduanya jenis pertama yang paling banyak

digunakan. Hal ini dapat kita lihat pada keyboard yang kita gunakan. Pada tombol-tombol

huruf yang diurutkan dari kiri ke kanan akan tampak huruf qwerty. Peralatan ini sangat

penting penggunaannya, sehingga setiap PC atau laptop harus mempunyai peralatan ini dan

menjadi standar sebuah PC selain monitor dan CPU
Dengan pertumbuhan teknologi yang begitu pesat, kini keyboard dapat digunakan secara

bersamaan dengan perangkat lain pada satu jalur masukan (teknologi USB). Sehingga anda dapat

menggunakan keyboard bersama dengan perangkat lain dalam satu port. Keyboard yang biasa kita

gunakan terdiri dari dua jenis yaitu keyboard standard dan PS/2. Perbedaan keduanya adalah

pada jack penghubung pada CPU yaitu pada keyboard jenis standar lingkarannya lebih besar

dibandingkan jenis PS/2. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah ini.
Keyboard yang digunakan sekarang adalah hasil pengembangan dari keyboard jenis IBM elektrik.

Perbedaan antara keyboard jenis PC dengan laptop antara lain.
1.Pada jenis PC,keyboardnya berjumlah 101-102 tombol dan jenis Laptop terdiri dari 82-83

tombol

2.Pada keyboard Laptop terdapat tombol Fn yang berfungsi sama dengan

SHIFT,CTRL dan ALT pada tombol keyboard pada PC.


Keyboard jenis DVORAK

Dibuat pada tahun 1936. Keyboard Dvorak diciptakan berdasarkan prinsip kerja biomekanis dan

efisiensi. Susunan letak tombol huruf lain dengan jenis Qwerty yaitu dibuat sedemikian rupa,

sehingga 56 % ketukan ada pada tangan kanan dan jari-jari yang bekerja lebih banyak adalah

jari telunjuk, jari tengah dan jari manis. Huruf-huruf yang ada pada baris tengah lebih

sering diketuk kira-kira sampai 70 % dan perpindahan antar baris hanya sekitar 10 % sehingga

kelelahan jari-jari sangat banyak berkurang. Walaupun keyboard jenis Dvorak sudah lebih baik

dari pada jenis Qwerty, akan tetapi karena kalah duluan dalam hal pemasarannya dengan jenis

Qwerty dan kalaupun harus diganti dengan jenis Dvorak, maka perlu pelatihan baru dan ini

berarti biaya tambahan yang harus disangga oleh Perusahaan pembuat keyboard

Dvorak.Kemungkinan untuk laku menggantikan keyboard QWERTY.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar